SELAMAT DATANG DUNIA SEMESTER ENAM – PART 1



Memasuki semester enam untuk dunia pendidikan tingkat D3 merupkan semester akhir untuk berjuang mendapatkan gelar akademik yang ditempuh selama tiga tahun. Well banyak cobaan untuk sampai di semester enam selama ini yang aku rasakan. Kebanyakan mereka yang kuliahnya di S1 berpikir “wah gampang aja itu skripsi, masa kamu gak dapat bahasan yang ada dilingkungan sekitar” gaes aku nulis ini bukan nya ngeluh ya. Aku disini Cuma mau membantah bahwa kalo nya salah jurusan itu gak enak, dengan basic sekedar anak ipa. Ditambah ligkungan sekitar bukan nya mendukung, dan memiliki kepintaran di bawah rata-rata, itu udah paket komplit yang dirasakan selama lima semster aku kuliah

Jangan mengira tugas akhir anak tingkat d3 itu mudah. Karena kalian menyamakan dengan S1. Biar aku jelaskan sedikit gaes “Tugas Akhir adalah tugas yang memang ketetapan dari pihak akademik atau suatu kampus dimana itu merupakan syarat sah nya kita untuk lulus dan bisa ikut wisuda. Tugas akhir untuk anak teknik itu merupakan sebuah alat yang dimana hasil dari karangan atau wujud nyata dari skiripsi.
 Dimana kalau  S1 merupakan skirpsi yang mereka teliti setelah nya mereka tulis dan dicetak lanjut ke penjilidan, dengan dua kali sidang. Yaitu sidang proposal dan sidang skiripsi sedangkan tugas akhir kita harus merakit, membuat alat yang benar benar harus bisa dipertanggung jawabkan sesuai dengan proposal yang dibikin. Berat memang berat

Sebenarnya manteman antara skiripsi dengan tugas akhir mereka mempunyai kesulitan yang sama. Cuma cara permasalahn yang berbeda. Jangan samapi karena merasa paling berat akhirnya bikin hubungan kalian renggang dengan yang lain. Jangan ! Jangan sampai

Bagaimana rasanya menjadi mahasiswa tingkat akhir ? rasanya campur aduk, gak kebanyang bisa bertahan di tengah sulit nya ekonomi harus usaha biar bisa bayar dengan ukt masuk kategori tinggi. Bangga bisa berjuang terlalu jauh, dan selalu berharap jalan yang dipilih bisa sedikitnya mengangkat beban keluarga, derajat orang tua dan membantu orang orang disekitar yang memag membutuhkan bantuan.

Pernah nagis gak karena perjuangan ini terlalu sulit ? Sering Sekali, selalu ada saja hal yang aku tangisi, mulai dari aku lulus mau jadi apa, ilmu cetek ku ku jadikan apa, semuanya pasti ada tangisan disetiap perjuangan. “Katanya, Anak Yang Cerdas Itu Berasal dari Rahim Ibu Yang Cerdas ? Cerdas seperti apa yang mereka maksud apakah harus memahami mata kuliah yang memang sulit ditaklukan, apakah cerdas dari segi bidang yang mereka suka ? Pasti semua wanita ingin bisa memanjakan diri nya dengan hasil keringat nya sendiri, ke salon beli baju, beli aksesoris, alat transportasi yang keren. Dan akupun juga sama, sama ingin seperti yang mereka impi impikan. Untuk sebab nya aku pengen bisa pendidikan akhir ku bisa menuntun kejalan yang aku inginkan.

Ini cerita sengaja aku tulis, sehingga aku bisa mengingat betapa awal perjuangan semester akhir ku begitu sulit, tapi dibalik kesulitan selalu terdapat jalan yang baru, dan juga jalan yang yang akhirnya kita tahu dan kita bisa mengambil pelajaran disana. 

Yah walaupun aku salah jurusan dan memang bukan basic ku, bukan hobi ku, bukan kegemaran dan keahlian ku setidaknya aku masih punya harapan untuk membahgiakan mama yang berharap pada ku, papa yang tersenyum di atas sana, saudara kandung ku, sanak saudar ku, myandrieku, sahabat karib ku, dan orang orang yang selalu mendukung ku untuk terus melangkah. Makasih untuk orang – orang yang selalu support meski aku sedang mengalami titik jenuh yang paling jenuh, tapi semangat kalian selalu bisa buat aku bangkit lagi. Mari kita mulai perjuangan disemester akhir, berusaha lah dan terus berdoa karena sejatinya masalah yang aku hadapi aku sendiri yang bisa menjalani dan menikmatinya.

See you di episode part 2 dimana bingung tim kelompok tugas akhir ku hanya tingga diminta dari jurusan, sedangkan aku dan tim sudah membentuk empat orang. Kemana pergi nya satu orang ? dan siapakah yang tetap bertahan ?

Salam sugar ❤


No comments:

Post a Comment

Pages